Home » » Tidak Percaya Diri

Tidak Percaya Diri




Suatu pagi disebuah dusun terpencil, nampaklah sepasang suami istri sedang menarik seekor keledai yang badannya kurus.  Mereka berniat membawanya kepasar untuk dijual. Belakangan ini mereka berpendapat keledai mereka satu2nya ini kurang menghasilkan, makin hari makin kurus dan sakit2an. 
Dalam perjalanan ke pasar mereka bertemu dengan seorang penggembala kambing, dan saling bertegur sapa :

Pengembala : " Mau dibawa kemana keledainya pak ?"
Suami : " Mau kepasar pak, dijual "

Tanpa berkata lagi suami istri itu kemudian melanjutkan perjalanannya. Namun sempat tertangkap ditelinga, pengembala itu bergumam, 
" Aneh.. punya keledai kok malah jalan kaki, kok enggak dinaiki aja, dasar orang aneh..!!".  
Mendengar itu, suami istri itu saling berpandangan, kemudian si suami berkata :
" Buk, kamu aja yang naik keledainya.."  
Si istri pun langsung mengiyakan, dan berusaha menaikkan tubuhnya yang gemuk itu ke atas keledai dibantu suaminya. Lalu mereka pun melanjutkan  perjalanan. 

Tak berapa lama kemudian, mereka bertemu dengan seorang penjual mangga, mulailah mereka bertegur sapa :

Penjual Mangga : " Mau kemana nih pak ? "
Suami : " Eh ini pak, mau bawa keledai saya ke pasar buat dijual.."
Penjual Mangga :  "Ohhh.......(sambil melihat keledai kurus yang ditunggangi oleh wanita gemuk istri pemilik keledai)"

Penjual mangga itu pun berlalu sambil menggumam : 
" Badan gemuk gitu enak2an duduk diatas keledai, kasihan suaminya yang kurus tuh, harus jalan kaki sejauh itu sambil menarik keledai yang ditungganginya.. Dasar wanita ga tau malu..!"   
Mendengar gumaman itu, sang istri spontan melompat turun dan berkata :
" Udah, bapak aja yang naik, biar aku yang menarik keledainya.."  Akhirnya mereka pun melanjutkan perjalanan, sang istri berjalan didepan sambil menarik keledai yang ditunggangi suaminya.

Ditengah perjalanan, mereka bertemu dengan seorang wanita penjual sayur..

Wanita penjual sayur : " Mau kemana bu ? (sambil melihat laki2 kurus yg duduk diatas seekor keledai)"
" Mau kepasar bu, mau menjual keledai ini.... mari bu"  Jawab sang istri sambil berlalu.

Namun belum jauh mereka beranjak, terdengar wanita penjual sayur itu bergumam, 
" Dasar laki-laki mau menang sendiri... ga kasihan apa, wanita disuruh narik keledai sementara dia enak2an duduk santai diatasnya.. jangan sampai deh aku punya suami seperti itu.."
Mendengar hal itu, mereka saling berpandangan dan suami pun berkata : 
"serba salah yah bu... gimana kalau kita naiki berdua aja, dengan begitu ga akan ada yang mencela kita lagi bu.." 
Si istri pun mengangguk menyetujuinya, kemudian naik dan duduk diatas keledai dibelakang suaminya..

Dengan tertatih-tatih, keladai itupun melangkah meneruskan perjalanannya ke pasar yang jaraknya masih lumayan jauh.  Matahari makin tinggi, panas yang menyengat membuat keledai itu makin kelelahan dan makin lambat jalannya.. Namun akhirnya  tiba juga mereka dipasar, ramai orang didepan pintu masuk pasar  tiba2 terdiam saat menyaksikan sepasang suami istri menunggangi seekor keledai kurus yang nampak kelelahan itu memasuki pasar. Terdengar gumaman disana sini, diantaranya yang terdengar ditelinga suami istri itu adalah : " Wah.. ga punya perasaan yah ! keledai kurus gitu dinaiki berdua.. lihat aja, keledainya nampak lelah dan kehausan sekali... kayaknya lagi sekarat gitu ?!"
Mendengar itu, suami istri pun turun dengan muka memerah... mereka tak menghiraukan lagi banyaknya orang bergunjing membicarakan mereka.  Langsung saja mereka mendatangi salah seorang penjual keledai dan mulai menawarkan keledainya.  Namun sebelum tawar menawar tejadi tiba2 sang istri berteriak : " Pak.. pak.. liat keledai kita ambruk ! mati pak.....!!!"


Tidak percaya diri, dan mudah terpengaruh sering kali menjadi penyebab kegagalan kita dalam mencapai tujuan yang sudah kita tetapkan sebelumnya.  
Cerita diatas menunjukkan, betapa sepasang suami istri itu tidak mempunyai pendirian dan percaya diri yang kuat.  Mereka tidak tahan menerima celaan dan mudah terpengaruh oleh perkataan orang lain yang bahkan belum dikenalnya dengan baik, sehingga tujuan mereka untuk menjual keledai dan mendapatkan uang gagal !! Dan apa yang mereka peroleh ? Tak lain dan tak bukan hanyalah Kerugian !!  Rugi, karena capek sudah berjalan jauh, menerima celaan dan cercaan, keledainya pun mati pula....
Demikian juga dengan kita, pentingnya percaya diri dan teguhnya pendirian sangat diperlukan agar langkah kita lebih terarah untuk mencapai tujuan yang sudah kita tetapkan sebelumnya... 


Share this article :

19 komentar:

  1. Betul banget Mbak, 100% setuju...
    Kalau kita yakin sudah melakukan hal yang benar (terutama berdasarkan ajaran agama), ngga usah hiraukan omongan orang lain, pede aja lagi

    BalasHapus
  2. cerita di atas juga menggambarkan betapa usilnya mulut manusia. apa pun yg kita lakukan pasti akan mendapatkan komentar atau cercaan. cara yg paling bijak untuk menghadapi hal itu dng memperkuat rasa percaya diri :)

    BalasHapus
  3. Satu tahun sudah berlalu dan entah berapa banyak dosa yang aku tumpuk atau entah berapa banyak pahala yang aku dapat.. tak bisa kuhitung-hitung karena hanya sang Khalik yang mengetahuinya, hanya ada satu do’a yang aku selalu panjatkan padaNya, “Ya Rabb, berilah hamba kesempatan dan bimbinganMu untuk bisa menjalani tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya dan berilah hamba tambahan usia yang barokah.. amien”

    Selamat Tahun Baru Islam 1 Muhharam 1431 Hijriyah

    BalasHapus
  4. Percaya diri adalah modal utama bagi kita untuk kearah yang lebih maju dan kesuksesan.

    Percaya terhadap kemampuan dan percaya akan keberhasilan bisa kita raih, termasuk motivasi tersendiri yang bisa membangun semangat kita...

    Hore....

    BalasHapus
  5. WELCOME TO THE BLOG PARADE

    OnLy my Blog...

    Mbak LINA, ijin Tag namanya di Posting WELCOME TO THE BLOG PARADE

    BalasHapus
  6. jika kita benar secara hukum negara atau hukum Agama ...jangan ragu..hajar terus...harus PD dong...orang yang bener2 salah aja PD kok...

    BalasHapus
  7. cerita yang menarik ..... sudah semestinya kita punya prinsip, biar tidak terombang-ambing ... hehhe

    BalasHapus
  8. iya....
    percaya diri sering kali kita cari..
    motivasi dari orang di sekitar kita juga telah sering kita jumpai..
    tapi,
    tak sedikit pula dari kita yg masi saja kurang percaya diri.,,,
    mungkin sekedar tambahan mbak lina..
    percaya diri bukan hanya untuk di miliki..
    tapi juga harus ada keberanian untuk mengeluarkannya..
    percaya diri yg hanya tersimpan dalam dada dan pikiran kita, hanya akan menjadi sampah yg memenuhi memori kita jika kita sendiri tak berani tuk menampakkannya dalam kehidupan kita..

    semoga
    selain kita memiliki rasa percaya diri yg teguh,
    kita juga memiliki keberanian dalam menjalankannya..
    agar pantas lah kita di sebut PErcaya Diri.....
    ^_^

    nice post mbak lina..
    ^_^

    BalasHapus
  9. Hehehe... Ceritanya Lucu.buat cerah hari ini rasanya.
    Percaya diri harus itu asal ga terlalu berlebihan bahasa keren nya sekarang, Lebay.

    Yah... namanya juga hidup bermasyarakat ya, pasti lah kita sering mendengar Koment-koment,ada yang mendukung atau mungkin ada yang malah mencibir. Kalo pribadi aku sendiri suka Cenderung Cuek dan EGP apalagi kalo denger komentar yang agak ga enak di kuping, dalam hati langsung bicara "emang sapa lu, pakek komentar segala'" klo dah gt langsung adem gt di hati, padahal sebelum nya panas banget hati ini.

    Selama komentar nya membangun dan baik bagi diri kita it's allright
    tapi klo da ga cocok yah enyahkan saja dari pikiran kita. Kan belum tentu juga orang lain tau tujuan yang akan kita capai.

    Seperti Cerita diatas alasan sang suami menyuruh istri naik keledai kan karena supaya sang istri ga capek dan sang suami sayang istri, tapi karena tak kuat iman.. yah begitulah jadi nya heheheh....

    BalasHapus
  10. wahhh penting tuh, klo kita gak percaya diri gmna mo berhasil ya gak???

    BalasHapus
  11. aku pernah baca cerita ini dulu di teksbook agama he3..

    BalasHapus
  12. kisah yang bagus...
    rasa percaya diri memang harus dimiliki setiap orang...
    nice posting mba...

    Mohon dukungannya... Vote ina DISINI pilih inamuth2.blogspot.com - Malang in My Dream : Nikmati Sejuta Rasa Bakso
    Makasih dukungannya...

    BalasHapus
  13. aku mah kalo ga percaya diri pas ketemu ma cewek cakep aja,,kalau hal lain pede abis,,apalagi kalau ngumpul2 ma temen2 heehehehehe...btw mohon comentar balik ya digubuk aku,,tapi make bahasa inggris asal tulis juga ga papa..thanks sebelumnya,,ditunggu ya sobat

    BalasHapus
  14. Betul mbak. Yg tahu kebutuhan kita dan apa yg terbaik bagi kita hanya kita sendiri. Jangan selalu mendengarkan semua yg dikatakan orang, dengarkan saja hati nurani sendiri. Toh Tuhan sudah memberikan alat buat kita utk mengatasi segala persoalan dalam hidup.

    Mbak, ada kado buat mbak di blog aku. Ambil ya!

    BalasHapus
  15. Cerita yang menarik nih... untuk intropeksi diri kita sendiri, apakah kita mudah dipengaruhi orang lain apa tidak. Memang kita harus mempunyai keyakinan sendiri.

    Kita harus terus meningkatkan mutu keyakinan kepada Allah SWT, agar Allah juga selalu yakin untuk memberikan apapun yang kita minta & yang tidak kita minta.

    Jangan gelisah apabila dibenci manusia karena masih banyak yang menyayangimu di dunia ini, tapi gelisahlah apabila dibenci Allah karena tiada lagi yang mengasihimu di akhirat kelak.

    BalasHapus
  16. @ Lina : Betul banget Lin..

    @ Guskar : Hehehehe.. bener juga yah, mulut manusia suka usil.

    @ Harto : Selamat tahun baru hijriah juga pak, semoga tahun baru ini membawa perubahan yang positif untuk kita semua.. Amin.

    @ Phonank : Kmren aku sdh langsung serbu rumah phonank dan bawa pulang awardnya, hari ini mau aku bagi2kan lagi.. Thanks ya bro..

    @ Willyo : Iya, mas.. ada juga yg dah tau dirinya salah, tp masih saja mengelak dan pinter berkelit... hmm...

    @ Irfan : Bener tuh..

    @ Bluebz : dengan kata lain, klo dah merasa bener ga perlu minder dan harus PD gitu yah..

    @ Tika :L ibu yg satu ini selalu pinter berkomentar, jadi.. mau ditanggepin gn lagi yah ? Thanks aja..hehehe

    @ Moenas : yup.. betul banget

    @ Mira : bener, cerita ini emang dr buku keteladanan agama yg pernah aku baca dulu yang masih sma.

    @ Ina : Aku dah kasih vote kok In beberapa hari seblmnya..

    @ My world : Ok deh, tp aku ga bisa berbahasa inggris.. :D

    @ Fanda : OK.. meluncur ke TKP

    BalasHapus
  17. cerita yang menarik, bisa digunakan untuk berkaca diri

    BalasHapus
  18. @ pakde Sulas : Benar banget pak... Btw, thanks sudah mampir dan berkomentar di blogku ya pakde.. Tunggu aja kunjungan baliknya..

    BalasHapus

Silahkan berkomentar, tapi NO PORNO, NO SARA dan NO SAMPAH yah..
Gunakan akun atau link anda, agar aku bisa mengunjungi anda kembali..
Terima kasih.. :)

Google+

Last Comment

Recent Comments Widget
 
Support : Maskolis | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. sharingyuk - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger